Cara Memilih Ikan Yang Segar Dan Layak Dikonsumsi

tentu saja kamu kerap membeli ikan segar di pasar swalayan atau moderen market kan? Tapi tahukah kamu bahwa ikan merupakan product hasil perikanan yang ringan rusak? Salah satu penyebab rusaknya mutu ikan adalah dikarenakan tingginya pH atau derajat keasaman daging ikan, perihal ini dikarenakan rendahnya cadangan glikogen didalam daging ikan. Rendahnya cadangan glikogen ini disebabkan dikarenakan pada pas ditangkap, ikan tetap bergerak kesana kemari, dan tidak mau diam.

Walaupun demikian, ikan tidak akan mengalami rusaknya dikarenakan bakteri sampai terjadinya fase rigormortis (kekejangan mati) selesai. Perlakuan pendinginan dengan menggunakan rantai dingin (cold chain management) langsung setelah penangkapan ikan akan memperlambat berlangsungnya fase rigor supaya rusaknya akibat mekanisme fase rigormortis ini akan terhambat, dan sesudah itu akan memperlambat perkembangan bakteri pembusuk.

Sebagian orang bisa saja lebih menentukan ikan hidup yang baru dipotong pas akan dibeli. Di pasar tradisional atau lebih dari satu supermarket, ikan gurame, ikan nila, ikan lele atau ikan mas biasanya memang masih dijajakan didalam situasi hidup. Setelah Anda memillih, barulah ikan dipotong sesuai kebutuhan. Kondisi ini tentu saja merupakan situasi ideal untuk memastikan kebugaran ikan. Namun anda tidak perlu repot mencari ikan yang segar anda bisa kunjungi kami Jual Ikan Segar

Sayangnya tidak seluruh type ikan bisa dijual didalam situasi hidup. Sebut saja sebagai umpama adalah ikan tuna yang ditangkap di perairan Indonesia Timur. Tentu bukan perihal yang ringan untuk bisa membawanya didalam situasi hidup ke pulau Jawa dan Sumatera, misalnya. Meskipun demikian, bukan bermakna ikan yang sudah tidak hidup langsung dikategorikan sebagai ikan yang sudah tidak segar. Asal meraih penanganan yang tepat sepanjang sistem transportasi dan penyimpanan, kebugaran ikan bisa tetap terjaga, kok!

Sebagai konsumen, Anda perlu pintar dan jeli didalam menentukan ikan yang segar. Dalam situasi masih segar, daging ikan terasa lebih enak dan memiliki kadar gizi yang optimal. Bagaimana beberapa ciri ikan yang masih segar?

Ciri-ciri Ikan Segar:

  • Warna kulit terang dan cerah, insang tidak kering, dan berwarna merah segar.
  • Daging ikan andaikan ditekan terasa keras dan langsung kembali ke bentuk semula.
  • Mata jernih menonjol, cembung, memiliki mata penuh, dan bersinar.
  • Sisik ikan segar masih kuat melekat, mengkilat, sisik masih utuh, dan tidak banyak yang lepas
  • Insang berwarna merah
  • Sirip kuat
  • Kulit dan daging ikan tidak ringan robek, lebih-lebih pada bagian perut, tidak berbau busuk, kulit mengilat, kencang, dan melekat.
  • Perut tidak bengkak atau kempis.

Ciri-ciri Ikan yang Sudah Busuk:

  • Mata suram dan tenggelam
  • Sisik suram dan ringan lepas
  • Warna kulit suram dengan lendir tebal
  • Insang berwarna kelabu dengan lendir tebal
  • Dinding perut lembek
  • Warna keseluruhan suram dan berbau busuk

Tips Memilih Berbagai Jenis Olahan Ikan

Cara Memilih Ikan Segar Potongan (Fillet):

  • Ciri ikan segar potongan yang baik adalah yang bentuk potongannya padat.
    Daging ikan mengilat.
  • Daging kenyal, andaikan ditekan kembali ke bentuk asal.
  • Tidak bau amis menyengat, bahkan bau busuk.
  • Daging melekat kuat pada tulangnya.
  • Tidak menampakkan warna kecokelatan atau kekuningan.
  • Daging tidak kering.

Cara Memilih Ikan Beku:

  • Perhatikan, daging perlu benar-benar beku dan dikemas baik.
  • Daging segar, padat, dan mengilat.Ciri ikan beku yang baik adalah tidak memiliki bagian yang terlihat kering akibat rusak dikarenakan pendinginan.
  • Ikan beku yang sudah dicairkan (thawing) perlu langsung dimakan, jangan dibekukan kembali dikarenakan akan mengurangi mutu, kecuali setelah diolah.
  • Daging ikan segar yang akan diolah jadi bahan makanan akan mengandung banyak gizi dan manfaat. Kandungan gizi pada ikan diantaranya seperti: protein, lemak, vitamin, dan mineral. Agar kadar gizi yang kamu dapatkan tidak berkurang, pilihlah dengan detil ya!

Sudah jadi rahasia umum, Ikan segar memang memiliki rasa yang lebih nikmat disaat disantap dibanding dengan daging ikan yang sudah tidak segar. Selain itu, dengan menentukan ikan segar otomatis kita akan meraih kadar nutrisi yang lebih baik. Karena kadar gizi didalam ikan belum mengalami kerusakan.

Pengertian ikan segar adalah ikan yang baru ditangkap dan belum mengalami sistem pengawetan maupun pengelolahan.

Memilih ikan segar untuk jadi sajian di tempat tinggal sangatlah penting. Karena, seperti yang sudah dijelaskan di atas, maka buah hati kamu akan meraih asupan gizi yang benar-benar perlu untuk pertumbuhannya. Dan anda bisa dengan mudah membeli ikan tuna atau ikan apa saja lhoo kami Jual Ikan Tuna . Karena itu, didalam artikel kali ini kita akan memberikan tips simpel langkah menentukan ikan segar tanpa pengawet yang bisa tiap-tiap orang praktekan.

Berikut ini lebih dari satu langkah yang bisa kamu lakukan disaat berbelanja, supaya ibu tetap bisa menyajikan ikan segar untuk keluarga di rumah:

  • Sebelum kamu memegangnya, coba mencermati sisik sisik ikan. Ikan segar dan segar biasanya mempunyai tampilan sisik yang masih lengkap, mengkilap, dan tidak ringan terlepas. Demikian terhitung sirip ikannya masih kuat.
  • Perhatikan bagian matanya, mata ikan kelihatan segar masih cemerlang, dengan sedikit menonjol dan terhitung bercahaya ( bercahaya ).
  • Langkah ketiga, coba sekarang tekan tekan lebih {dari satu} kali. Ikan segar biasanya akan benar-benar elastis dan kenyal, supaya otomatis pas kamu melepas tekanan, maka langsung kembali seperti semula.
  • Langkah keempat kamu coba angkat dan pegang ikan tersebut, ikan segar biasanya masih kaku dan tidak lemas. Sementara ciri ciri ikan yang tidak baik akan kelihatan sebaliknya
  • Langkah terakhir, disaat kamu mengeluarkan mengisi perutnya. Insang ikan bisa memberitahukan apakah ikan selanjutnya masih layak dikonsumsi, beracun, atau sudah terasa membusuk. Insang ikan segar biasanya masih berwarna merah darah, tidak berwarna merah pucat.

Randy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *