Yuk Lihat ! Cara Mengkafani Jenazah Laki Laki dan Perempuan Secara Lengkap


Disadari atau tidak, tetap banyak penduduk kami yang tidak cukup jelas bagaimana cara mengkafani jenazah secara baik dan benar sesuai dengan syariat, baik jenazah laki-laki maupun jenazah perempuan.

Hal ini bisa saja mampu jadi gara-gara kurangnya pemahaman ilmu tentang hal berikut atau bisa saja gara-gara telah lama tidak belajar dan praktik Cara Memandikan Jenazah.

Memang, mempraktikan cara ini secara langsung tidak mampu dilaksanakan dengan rutin gara-gara tidak ditekahuinya kapan seseorang bakal meninggal dan tidak tiap hari tersedia orang yang meninggal.

Walaupun demikian, mengurus jenazah seseorang adalah perlu hukumnya, maka kami secara tidak langsung perlu pula untuk mampu melakukannya jadi berasal dari memandikan jenazah, mengkafani, mensholati sampai dengan turut dalam menguburinya.

Terutama bagi anak-anak yang terhadap dasarnya bakal turut mewarisi kesibukan ini mengambil alih para orang tua yang bisa saja sementara ini telah rentan usianya
Untuk itulah artikel ini di buat supaya mampu membantu Anda dalam mempelajari bagaimana cara mengkafani jenazah yang baik dan benar seusuai dengan sunnah.

Persiapan Sebelum Mengkafani Jenazah

Persiapan pertama adalah mengukur lebar jenazah. Ukuran kain kafan yang digunakan untuk lebar jenazah adalah 3 banding 1. Contohnya terkecuali lebar tubuh jenazah adalah 30 cm maka lebar berasal dari kain kafan yang perlu disediakan adalah 90 cm.

Yang ke dua adalah pengukuran tinggi badan jenazah

1. Jika panjang tubuh jenazah adalah 90 cm maka panjang kain kafan yang dibutuhkan adalah 120 cm. (ditambahkan 30 cm)
2. Jika tinggi badan jenazah adalah 120 cm, maka panjang kain kafan yang dibutuhkan adalah 160 cm. (ditambah 40 cm)
3. Jika tinggi badan jenazah adalah 150 cm, maka panjang kain kafan yang digunakan adalah 200 cm. (ditambah 50 cm)
4. Jika tinggi badan jenazah 180 cm, maka panjang kain kafan yang dibutuhkan adalah 240 cm. (ditambah 60 cm)

Baca Juga: Doa. Niat, dan Tata Cara Mandi Wajib

Penambahan panjang kain kafan berasal dari panjang tubuh jenazah berguna untuk mengikat anggota atas kepala dan anggota kaki jenazah.

Cara Mengkafani Jenazah Laki-laki

Jumlah kain kafan yang digunakan untuk jenazah laki-laki adalah 3 helai, ini sesuai dengan hadist nabi yang artinya

“Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi Wasallam dikafani dengan 3 helai kain sahuliyah yang putih bersih berasal dari kapas, tanpa tersedia busana dan serban padanya, beliau dibalut dengan 3 kain tersebut.”

Persiapan tali pengikat kain kafan

1. Untuk panjangnya, tali pengikat sesuai dengan ukuran kain kafan dan panjang tubuh jenazah. Contohnya lebar 60 cm, maka panjangnya adalah 180 cm.
2. Jumlah tali pengikat di usahakan ganjil, contohnya adalah 7 tali. Setelah itu tali pengikat di pintal lantas di meletakkan dengan jarak yang sama di atas usungan jenazah.
3. Letakan semua helai kain kafan sama rata di atas tali pengikat yang telah lebih-lebih dahulu di meletakkan di atas usungan jenazah dengan catatan, anggota kepala lebih panjang berasal dari anggota kaki.

Persiapan kain penutup aurat

1. Siapkan kain dengan lebar 25 cm dan panjang 100 cm untuk mayyit yang lebarnya 60 cm dan tingginya 180 cm. Potong kain berasal dari atas ke bawah supaya menyerupai bentuk popok bayi.
2. Letakan kain berikut di atas ketiga helai yang telah di sediakan terhadap cara “persiapan tali pengikat kain kafan”. Atur posisi tepat terhadap anggota pinggul lantas letakan potongan kapas diatasnya.
3. Beri wewangian dan kapur barus di atas kain penutup aurat dan kain kafan yang menyentuk langsung tubuh mayyit.

Cara Memakai Kain Penutup Aurat

1. Pindahkan jenazah ke atas kain yang telah di sediakan terhadap cara sebelumnya.
2. Berikan wewangian terhadap tubuh mayyit (utamakan di anggota anggota sujud)
3. Siapkan kapas yang telah diberi wangi-wangian, lantas letakan terhadap anggota lipatan-lipatan tubuh mayyit seperti di anggota ketiak dan lain-lain.
4. Letakan ke dua tangan mayyit sejajar dengan tubuh (disamping), lantas ikat kain penutup aurat seperti memakaikan popok terhadap bayi dengan baik dan benar yang diawali berasal dari anggota sebelah kanan lebih-lebih dahulu.

Cara Membalut Kain Kafan terhadap Jenazah

1. Balutkan kain kafan susunan pertama kepada jenazah jadi berasal dari sebelah kanan yang diawali berasal dari anggota kepala lantas ke badan dan ke kaki.
Cara Mengikat Tali Pengikat Jenazah
BACA DULU YANG INI

1. Ikat tali pengikat di jadi berasal dari anggota atas kepala. Lalu sisa ikatan itu di lipat ke anggota wajah mayyit dan di ikat lagi pakai sisa berasal dari anggota tali pengikat.
2. Kemudian ikat tali pengikat terhadap anggota kaki, kemudian sisa lipatan kain itu di lipat ke bagaian kaki dan di ikat lagi pakai sisa tali pengikat.
3. Lanjutkan tali pengikat jenazah di anggota tubuh yang lain dengan jarak yang sama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *